SEJARAH HONDA COMPANY, Ltd.

Selamat datang kembali di Autowiner.com Mas brur & Mba brur pastinya mengetahui perusahaan raksasa dari negri sakura dalam bidang otomotif yang bernama Honda
Motor Company, Ltd. Yups, Honda adalah perusahaan yang memproduksi mobil, truk, sepeda motor dan skuter asal Jepang. Selain kendaraan tersebut, mereka juga
membuat kendaraan segala medan (ATV), generator listrik, mesin kelautan dan juga peralatan taman.

Mas brur & Mba brur mau tau bagai mana sejarahnya perusahaan ini bisa menjadi sebesar sekarang? oke kali ini Autowiner akan membahas tentang sejarah Honda
Motor Company. cekidot…

honda-dongfeng
sumber; www.autocarpro.in

Perusahaan Honda didirikan pada 24 September 1948 oleh seorang yang bernama Soichiro Honda. perusahaan Honda ini merupakan salah satu dari banyaknya produsen
sepeda motor terbesar di dunia sejak tahun 1959, dan juga produsen mesin pembakaran dalam terbesar dengan produksi lebih dari 14 juta unit tiap tahunnya, waoww…
sangat fantastis bukan…..
Tapi dibalik cerita sukses tersebut tersimpan sebuah perjalanan hidup seorang Soichiro Honda yang sangat memperihatinkan sekaligus sangat memotivasi dengan
ketekunan dan kegigihanya untuk selalu berkembang dan memnggapai mimpi.

Soichiro Honda
sumber: inmotivasi.blogspot.co.id Soichiro Honda
Pendiri Honda Motor Company, Ltd

Soichiro Honda lahir di Yamahigashi sebagai anak pertama dari seorang pandai besi bernama Gihei Honda dan Ibunya yang bernama Mika seoang penenun pada 17
November 1906. Ia tidak mengenyam pendidikan formal yang memadai dan tidak cemerlang di sekolah. Namun memiliki semangat dan cita-cita yang sangat tinggi.

Soichiro menghabiskan masa kecilnya dengan membantu ayahnya dalam bisnis reparasi sepeda. Namun pada saat menginjak usia 15 tahun, Soichiro pindah ke Tokyo
untuk mencari pekerjaan. Dari berbagai literature, disebutkan bahwa ketertarikannya pada dunia otomotif diawali pada usia yang sangat muda. Pada tahun 1922 dia
bekerja di sebuah bengkel di Tokyo yang bernama Art Shokai, dan tidak meneruskan keahlian ayahnya sebagai pandai besi.

Pada pekerjaan awalnya, Soichiro tidak langsung berhubungan dengan mesin seperti yang dia inginkan. Namun dia dipekerjakan sebagai seorang cleaning Service dan
sambil mengasuh bayi dari pemilik bengkel, sampai pemilik bengkel tersebut menemukan bakat Soichiro Honda yang sesungguhnya dalam bidng otomotif, sejak hari itu
Saka kibara boss dari Art Shokai mengangkat Soichiro Honda sebagai mekanik, Saka kibara sangat senang melihat cara kerja dari Soichiro Honda yang sangat cekatan dan
teliti dalam soal mesin, setiap ada suara yang abnormal ataupun oli yang bocor tak luput dari perhatiannya. enam tahun berlalu ia bekerja di Art Shokai menabah wawasan
dan pengetahuannya tentang teknik permesinan.

Kemudian dia dipercaya oleh Saka kibara untuk membuka bengkel cabang Art Shokai di Hamamatsu.di Hamamtsu prospeknya selalu meningkat, dari Bengkel itulah yang
membuka jalan selanjutnya.
Awalnya, dia merasa bahwa bengkel miliknya adalah yang satu-satunya di kota itu, namun tak lama kemudian dia dihadapkan pada kenyataan bahwa dia tidak sendirian.
Segera muncul pesaing-pesaing baru namun ia memiliki 2 langkah untuk memenangkan persaingan. Pertama ia menerima perbaikan yang ditolak sebelumnya oleh bengkel
lainnya dan kedua adalah bekerja secepat mungkin sehingga pelanggan tidak butuh waktu lama untuk menunggu.

Namun Soichiro bukan tipe yang puas dengan satu keberhasilan, dengan kejeniusan dan ketelitiannya, pada masa itu jari jari roda masih mengunakan kayu yang ia sadari
bahwa itu semua tidak memadai dalam segi safety dan kenyamanan berkendara kemudiania pun memounyai ide membuat velg dengan jari-jari logam menggantikan jari-
jari kayu. hasilnyapun sangat memuaskan jari-jari buatannya laku keras dan di ekspor keluar negeri.

Obsesinya membuat ring piston yang saat itu masih sulit untuk didapat.kala itu buatan luar negeri jarang yang sempurna dan sukar dibuat. Ring piston itulah yang
membuat dirinya kembali ke sekolah pada usia 28 tahun setelah bergulat dengan berbagai macam percobaan, Butuh tiga tahun untuk mewujudkan proyek ring piston ini.
kemudian Soichiro memberanikan diri untuk memproduksi ring piston, namun ring piston yang dibuatnya tidak sesuai harapannya, ring piston buatannyapun ditolak
oleh TOYOTA karena dianggap tidak memenuhi standar, Kemudian pada tahun 1948 dia menjual Art Shokai kepada Toyota dengan harga 450.000 yen atau kira-kira 1
juta Dollar AS di tahun 2003. namun masa perang dunia ia menjadi penyuplai industri militer.

Setelah perang usai, bukan Soichiro Honda kalau hanya berdiam diri kemudian ia pun mempunyai ide memasang mesin pada sepeda yang merupakan cikal bakal sepeda
motor di kemudian hari. Awalnya ia memanfaatkan mesin-mesin bekas perang buatannya yang dijual di masa itu, respon masyarakatpun luar biasa. Dagangannya cepat
laku hingga mendorongnya untuk membuat sepeda motor.

6475
umber: www.motorplus-online.com Sepeda Motor Pertama Buatan Honda

Meskipun sepeda motornya sukses, Honda ternyata terbentur masalah financial bahkan terancam bangkrut. Soichiro memang seorang penemu dan mekanik yang hebat
namun tidak pandai mengelola keuangan. Hal inilah yang kemudian mempertemukan dengan Taeko Fujisawa.

Di kancah produksi massal, Honda menelurkan produk yang sangat disukai pasar, hemat bahan bakar, dan berkecepatan tinggi, yang menjadi trade mark Honda sampai
dengan saat ini. Ketika Soichiro pensiun pada tahun 1973, ia menyerahkan puncak pimpinannya kepada Kiyoshi Kawashima, dan menjadi “penasehat tertinggi” pada 1983.

Soichiro meninggal pada tahun 1991 di usia 84 tahun akibat penyakit liver. Meninggalkan istrinya, Sachi dan seorang anak laki-laki serta dua anak perempuan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*