Cara Mengganti Oli Motor

Cara Mengganti Oli Motor

Cara Mengganti Oli Motor

Otowinner.com: Cara Mengganti Oli Motor

halo para juragan kali ini saya berbagi bagaimana tatacara mengganti oli motor dengan benar versi saya sendiri.

Sebelumnya saya ingin sedikit menjelaskan fungsi dan pentingnya mengganti oli motor setiap 1000 – 1500 km seperti yang tertera di manual book kendaraaan bermotor yang agan miliki.

Fungsi oli dalam kendaraan bermotor sangat penting karena untuk mendinginkan dan melumasi part-part yang saling bergesek satu sama lain, bayangkan jika mesin motor dibuat tanpa diisi oli pastinya kondisi mesin akan sangat panas karena disetiap logam yang bergesek akan mmenghasilkan panas dan mesipun tidak akan bertahan lama, maka dari itu paara insinyur menciptakan pelumas atau biasa disebut oli.

Baca juga: Cara Mudah Mengisi Minyak Rem

Sebenarnya ada oli motor yang bisa tahan lebih dari 1500 km tetapi jika agan ingin memakai oli motor lebih dari 1500 km agan harus rajin mengecek kapasitas oli di dalam mesin dan agan harus mengerti kondisi dan kapan oli harus diganti karena jika kondisi oli sudah tidak layak dan telat diganti pastinya akan berakibat fatal pada mesin kendaraan yang agan miliki, maka dari itu saran saya untuk agan yang tidak terlalu paham tentang kondisi oli lebih baik untuk mengganti oli pada 1000 – 1500 km.

Ok kembali ke topik pembicaraan.

Cara Mengganti Oli Motor 

Untuk mengganti oli motor alat-alat yang kita butuhkan adalah sebagai berikut:

  • Kunci ring (untuk ukuran sesuaikan dengan baut pembuangan oli)
  • Tang
  • Corong minyak
  • Ember/Bak oli bekas
  • Kain lap/majun

Berikut tatacara menguras oli:

  1. Langkah pertama posisikan kendaraan agan dalam keadaan standar samping atau standar tengah sesuai kebutuhan agan (kalau saya biasa mengunakan standar samping agar tidak repot untuk merubah keposisi tegak agar oli bekas keluar sempurna).
  2. Kendorkan baut pembuangan oli (cukup sampai posisi kendor).
  3. Posisikan bak oli bekas di bawah baut pembuangan oli (posisi lebih baik diangkat dan persis di bawah baut agar saat baut dibuka oli jatuh tepat di bak oli tidak berceceran).
  4. lepas baut pembuangan oli.
  5. Tegak dan miringkan kendaraan agan agar oli keluar sempurna

NOTE: Tidak perlu menguras oli sampai kering kerontang apalagi ditinggal semalaman karena saat mesin pertama dihidupkan mesin membutuhkan OIL FILM, apa itu oil film silahkan baca DISINI.Jangan sesekali menggunakan kompresor untuk menyemprot oli yang masih didalam mesin karena didialam tabung kompreser biasanya terdapat air bekas embun di pagi hari bahaya jika air tersebut masuk ke dalam mesin.

Berikut cara mengisi ulang oli:

  1. Pasang baut pembunangan dan kencangkan (hati-hati rawan terjadi slek dianjurkan untuk memutar menggunakan tangan terlebih dahulu sebelum pakai kunci ).
  2. Bersihkan bekas oli yang berada baut pembuangan dan sekitarnya menggunakan kail lap/majun.
  3. Buka tutup oli pada mesin menggunakan tang ( selimuti tutup oli dengan majun saat membuka agar tutup oli tidak lecet tergores permukaan tang ).
  4. Pasang corong minyak pada lubang pengisian lalu tuangkan oli sesuai kapasitas yang dianjurkan.
  5. Pasang kembali tutup oli pada mesin.

NOTE: Setelah melakukan pengisisan oli harap mengecek ulang kapasitas oli menggunakan tutup oli biasanya terdapat dipstik.

caranya bersihkan dipstik menggunakan majun lalu masukan kelubang pengisian oli tutup oli jangan di putar cukup sampai menempel.

lalu tegakan kendaraan dan lihat bekas oli yang terdapat pada dipstik, oli harus berada di tengah garis.

Sekian tips dari saya semoga bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*